Nama Tjahjo & Panda Disebut JPU, PDIP Anggap Bukan Tekanan

Nama Tjahjo & Panda Disebut JPU, PDIP Anggap Bukan Tekanan

- detikNews
Senin, 08 Mar 2010 12:40 WIB
Nama Tjahjo & Panda Disebut JPU, PDIP Anggap Bukan Tekanan
Jakarta - PDIP meyakini penyebutan nama Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo dan anggota DPR Panda Nababan bukan merupakan tekanan terkait hasil paripurna Century. PDIP percaya KPK tetap bersikap profesional.

"Kami tidak menganggap itu tekanan," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010).

PDIP percaya bila KPK melakukan pengusutan secara profesional. "Ya kita bersikap positif saja. Kita percaya KPK dan pengadilan Tipikor obyektif," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politisi muda yang akrab disapa Ara ini juga menampik bila kemudian kasus ini akan dijadikan barter politik terkait kasus Century. Ia juga menolak tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW) bila sejumlah partai akan membarter kasus dengan kasus Century.

"Kalau bagi PDIP kami konsisten, kasus centuy dilaksanakan dengan profesional. Kami memilih opsi C sesuai harapan rakyat, orang boleh menuding tapi kami konsisten. DPR harus bisa lebih baik," tutupnya.

Nama 2 politisi PDIP, Tjahjo dan Panda, disebut jaksa penuntut umum (JPU) dalam dakwaan Dudhie Makmun Murod, terdakwa suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom pada 2004 lalu.

Menurut JPU, Dudhie diperintahkan Panda Nababan mengambil dan membagikan titipan traveller's cheque senilai Rp 9,8 miliar. Sementara Tjahjo disebut memberikan arahan agar anggota DPR dari PDIP memilih Miranda.

(ndr/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini