"Biasa saja," kata Dudhie yang berbaju batik coklat saat ditemui wartawan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (8/3/2010).
Dudhie yang didampingi kuasa hukum dan beberapa koleganya terlihat santai sambil mengisap rokok di depan ruang sidang. Tak ada raut ketegangan di wajah mantan anggota tim pemenangan pasangan pilpres Mega-Prabowo ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dudhie oleh KPK disangka menerima suap Rp 500 juta dalam bentuk cek perjalanan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom. Selain Dudhie, KPK juga menjerat Endin Soefihara (PPP), Hamka Yandhu (PG), Udju Djuhaeri (TNI/Polri).
Kasus ini pertama kali diungkap oleh Agus Condro, rekan Dudhie di PDIP.
(Rez/nrl)











































