Dede Mohan Basri Hasibuan alias Abay (27) yang bekerja untuk harian Metro 24 Jam, masih dirawat di RSU Permata Bunda, Jl Sisingamangaraja Medan, Minggu (7/3/2010) malam. Kepala dan leher korban mengalami cidera serius. Bahkan kuping sebelah kiri nyaris putus.
Menurut pengakuan korban, penganiayaaan itu terjadi pada Sabtu (7/3/2010) malam di kawasan Jl Sisingamangaraja. Saat itu korban bersama seorang rekannya sedang membeli rokok di sebuah grosir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motif penganiayaan diduga berita korban soal premanisme yang terbit di korannya pada Agustus 2008. Abang kandung korban, Surya Irwandi Hasibuan mengungkapkan, tindak penganiayaan oleh pelaku, yang dikenal korban sebagai Ucok Kibo sudah yang ketiga kalinya.
”Pertama pada Agustus 2008 dan yang kedua pada Januari 2009, tapi pelaku tak kunjung ditangkap polisi” kata Surya di rumah sakit.
Kasus pertama, kata Surya, dilaporkan ke Polsekta Patumbak, kementara kasus kedua dilaporkan ke Poltabes Medan. Namun tidak ada pengusutan kasus dan pelaku tetap bebas berkeliaran.
Berkenaan dengan kasus ini, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Baharudin Djafar saat menjenguk korban menjelaskan, Poltabes Medan dan Polsek Medan Kota akan memburu tersangka.
”Kasus ini telah berulang. Kejadian pertama tersangkanya tidak diketahui, tapi pada kejadian kedua sudah terang benderang pelakunya,” ujar Baharudin.
(rul/lrn)











































