Saat ini DPD-DPD PDIP seluruh Indonesia mulai menggelar konferda untuk menentukan ketua DPD, serta menentukan calon ketua umum untuk kongres PDIP mendatang.
"Yogyakarta adalah provinsi ke-13 yang melaksanakan konferda. Setelah dari
Yogya, besok saya ke Jawa Tengah," kata Megawati saat membuka Konferda III
PDIP DIY di The Cangkringan Vila, Cangkringan, Sleman, Minggu (7/3/2010).
Sebelum membuka konferda di Yogyakarta, Mega membuka konferda di Jawa
Timur yang berlangsung di Sumenep, Pulau Madura. Setelah konferda di wilayah Pulau Jawa selesai, DPP PDIP akan menuju Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, terakhir Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.
"Setelah ini selesai, kita langsung menyiapkan kongres partai pada bulan
April," kata Mega.
Megawati menyatakan sebaiknya konferda PDIP DIY bisa meniru pelaksanaan
konferda Jawa Timur yang berlangsung efektif tanpa membuang-buang waktu atau molor. Konferda di Jawa Timur dengan jumlah cabang terbesar yakni 38 DPC itu bisa berlangsung selama 3,5 jam.
"Yogya cabangnya hanya 5 saja. Sedang di Jawa Timur dengan 38 cabang bisa
efektif 3,5 jam. Jika SK DPP Nomor 435/2009 itu jika dibaca dan dilaksanakan
dengan baik, segalanya akan berjalan baik pula," kata Mega di dampingi Sekjen Pramono Anung, Tjahyo Kumolo dan tokoh senior PDIP, Sabam Sirait.
Menurut Mega, fenomena di tiap cabang sekarang ini yang muncul adalah
semangat bertarung yang sangat bagus dan tinggi. Namun dia mengharapkan semua pihak yang bertarung ini masuk dalam koridor demokrasi dan bisa menjadi pembelajaran politik berdemokrasi.
"Jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan justru membuat citra PDI Perjuangan berubah," katanya.
Dia kemudian mencontohkan pemilihan ketua DPD PDIP Jawa Timur di Jawa
Timur dalam menentukan ketua DPD dilakukan dengan musyawarah untuk mufakat. Caranya dengan menunjuk salah seorang wakil cabang menjadi juru bicara dalam memberikan pandangan umum di paripurna.
"Cukup satu juru bicara yang mewakili sekian cabang. Sehingga Jawa Timur
yang merupakan cabang terbesar itu bisa diselesaikan dalam waktu 3,5 jam. Saya berharap Yogyakarta dengan 5 cabang itu secara matematis bisa diselesaikan lebih singkat, setengah jam saja," katanya.
Sementara dalam laporan pertangungjawaban DPD PDIP DIY periode 2005-2010, empat DPC menerima dan 1 DPC PDIP Kota Yogyakarta menyatakan menolak. Dalam bursa pencalonan ketua DPD PDIP DIY, dua kandidat yang akan bersaing adalah Idham Samawi (Bupati Bantul) dan Esti Wijayanti (anggota DPRD DIY).
(bgs/anw)











































