Prosesi pelepasan jenazah dimulai sekitar pukul 13.30 WIB setelah ayah Boas, Carlos Woisiri tiba di tempat persemayaman. Saat tiba di Aula Mako Brimob, Minggu (7/3/2010), Carlos yang didampingi dua orang sahabatnya langsung disambut oleh adik Boas. Kemudian mereka menangis sambil berpelukan di halaman aula.
Setelah itu Carlos langsung menghampiri jenazah Boas di depan aula. Lima menit berada di hadapan peti jenazah, kemudian prosesi pelepasan jenazah dari keluarga dimulai.
Penyerahan jenazah dari keluarga diwakili oleh JS Siboro. Kemudian disambut oleh pihak kepolisian, yakni oleh Wakil Kepala Korps Brimob Brigjen Pol Syarif Gunawan. Kemudian jenazah langsung dimasukkan dalam mobil jenazah, dan diiringi oleh iringan mobil yang cukup panjang dibawa ke Makam Kemulyaan, Taman Makam Polisi Berjasa, Cikeas, Bogor.
Rencananya di Taman Makam tersebut juga akan berlangsung upacara pemakaman jenazah secara kepolisian yang akan dipimpin oleh Inspektur Upacara Kepala Korps Brimob Irjen Pol Imam Sujarwo.
Briptu Boas Woisiri (35), adalah prajurit yang gugur dalam penggerebekan teroris di Aceh. Boas meninggalkan satu orang anak bernama Immanuel (6). Saat ini istrinya tengah mengandung anak keduanya berumur 2 bulan.
(anw/iy)











































