"Menurut dugaan saya di Aceh itu masih ada hubungan dengan kelompok Noordin M Top yang lama," kata pengamat terorisme Al Chaidar dalam perbincangan telepon dengan detikcom, Minggu (7/3/2010).
Sepengetahuan Al Chaidar, jaringan teroris di Aceh tersebut gabungan dari beberapa kelompok yang sering membantu Noordin melancarkan aksi terornya selama ini. Mereka itu kelompok Pandeglang, kelompok Cilacap, dan juga kelompok Sulawesi (Poso).Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak bersatu di Aceh Besar itu, kelompok ini mulai mengadakan pelatihan-pelatihan. Sejak tahun 1997 kelompok ini juga membangun beberapa kamp-kamp pelatihan.Â
"Mereka sudah sejak lama berlatih seperti kamp di Mindanao," terang salah satu penulis buku Aceh Bersimbah Darah ini.
Pria asli Aceh ini memastikan kelompok yang diburu Densus 88 di Aceh Besar itu bukan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM) atau sempalannya. Menurutnya, GAM cukup sensitif dengan isu-isu terorisme.
"Sebab mereka lebih ke perjuangan soal ketidakadilan ekonomi dan politik," tutupnya. (Rez/Rez)











































