Mahasiswa Bentrok dengan Warga, Provokator Ambil Untung

KAHMI Sulsel:

Mahasiswa Bentrok dengan Warga, Provokator Ambil Untung

- detikNews
Jumat, 05 Mar 2010 23:38 WIB
Mahasiswa Bentrok dengan Warga, Provokator Ambil Untung
Makassar - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan menudingΒ  aksi brutal demo ditunggangi oleh provokator. Pasalnya demo yang berlangsung selama dua hari di tiga lokasi berbeda di Makassar selalu bentrok antar mahasiswa dan warga.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum KAHMI Sulsel, Amran Razak, yang ditemui detikcom di kampus UNM Gunung Sari pascabentrokan, di Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (5/3/2010).

Menurut Amran, ia melihat adanya mobilisasi warga yang tinggalnya jauh dari kampus UNM Gunung Sari oleh pihak provokator. Ia mencurigai adanya pihak yang hendak mengalihkan isu gerakan mahasiswa yang konsen terhadap kasus Skandal Century.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan, bukan hanya di Makassar aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung bentrok, di Riau dan di Jakarta juga demikian, entah siapa orangnya yang hendak mengambil untung dari kekisruhan ini," ujar Guru Besar Ilmu Kesehatan Universitas Hasanuddin ini.

Amran menyayangkan sikap polisi yang membiarkan warga melakukan pelemparan ke dalam kampus UNM. Meski demikian, Amran tidak mau menyebut provokator dari pihak kepolisian.Β 

Terkait bentrokan mahasiwa versus warga jilid 2 ini, Amran merasa kecewa dengan kubu mahasiswa yang tidak bisa menahan diri dan kubu aparat kepolisian yang tidak bisa mencegah keterlibatan warga. Hal ini, menurut Amran, semakin memperparah ketentraman hidup di Makassar.

"Rencananya malam ini para Rektor se-Makassar akan memfasilitasi penyelesaian masalah penyerangan sekretariat HMI, yang mempertemukan aktivis HMI dan KAHMI dengan Kapolda Sulselbar, tapi karena bentrokan terjadi lagi, semakin susah rasanya menyelesaikan masalah ini," pungkas Amran.

(mna/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads