"Setelah melakukan pertemuan dengan pihak kampus, dan walikota, kami sepakat semua pihak harus saling menarik diri. Semua mahasiswa yang terlibat dalam perusakan mobil patroli polisi akan ditindak," jelas Adang ketika ditemu wartawan di Kampus UNM.
Mobil patroli polisi ini diamuk oleh mahasiswa saat terjadi bentrok antara mahasiswa, polisi dan warga. Mobil yang diparkir tak jauh dari kampus itu langsung dilempar dengan batu. Setelah itu, kacanya dipecah, lalu jok mobil sempat dibakar. Namun api keburu dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adang mengatakan jika sebelumnya ia telah menghimbau melalui pengeras suara agar polisi menangkap warga yang ikut melempar. "Saya sudah mengumumkan untuk meminta warga yang melempar ditangkap. Dan jika nanti fakta di lapangan, mahasiswa pelaku perusakan juga akan kami proses," katanya.
(gun/iy)











































