Namun demikian, belum bisa dipastikan apa yang menjadi sumber suara mirip letusan senjata itu. Ada dugaan, suara tersebut bersumber dari senjata api tradisional papporo yang digunakan mahasiswa.
Panatauan detikcom, suasana di depan kampus UNM, Jl AP Pettarani, benar-benar kacau. Ratusan warga, termasuk beberapa orang polisi, terus melempari kampus UNM dengan batu.
Di dalam kampus, para mahasiswa terus melakukan perlawanan. Mereka menyerang balik saat hujan batu yang dilontarkan warga mereda. Bahkan tak jarang, ratusan warga yang berada di luar kampus dibuat kocar-kacir.
Korban Luka
Sejumlah korban luka juga mulai berjatuhan akibat bentrokan tersebut. Salah satu korban benama Ari. Warga yang tinggal di belakang kampus UNM itu mengalami luka pada bagian pipi kanannya terkena lemparan batu.
"Saya kesal dengan mahasiswa yang suka memblokir jalanan," ujar Ari, saat ditanya kenapa ikut menyerang mahasiswa.
(mna/djo)











































