Kak Seto: Ortu Harus Berani Lapor Jika Temukan Mainan Berbahaya

Mainan China Berbahaya

Kak Seto: Ortu Harus Berani Lapor Jika Temukan Mainan Berbahaya

- detikNews
Jumat, 05 Mar 2010 16:06 WIB
Kak Seto: Ortu Harus Berani Lapor Jika Temukan Mainan Berbahaya
Jakarta - Hasil penelitian Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif dan Tradisional Indonesia menyebutkan 80 persen mainan dari China mengandung racun. Orang tua pun diminta lebih teliti saat memberikan mainan untuk anak-anaknya.

"Jangan memberi mainan sembarangan. Harus dilihat apakah mainan itu berbahaya atau tidak," kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi kepada detikcom, Jumat (5/3/2010).

Seto mengajak para orang tua untuk melaporkan jika menjumpai mainan yang berkemungkinan berbahaya. "Harus berani melapor, jangan takut. Ini merupakan hak anak," kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain orang tua, pemerintah harus lebih ketat mengawasi peredaran mainan-mainan tersebut. Apalagi saat ini, mainan China sangat mudah dijumpai dan dijual dengan harga murah.

"Ini termasuk bagian dari perlindungan anak, pengawasan harus lebih ketat," kata pria yang akrab disapa Kak Seto.

Kak Seto pun memberikan tips dalam memilih mainan untuk anak-anak. Selain teliti, orang tua juga harus peduli pada apa yang digunakan anak untuk bermain.

"Orang tua jangan nggak peduli. Harus dilihat mainan itu tajam atau tidak, mengandung zat bahaya atau tidak, ada benda kecil yang mudah tertelan atau tidak," ujar Kak Seto.

(ken/nrl)


Berita Terkait