"Dari FPD kami tidak pernah bermimpi ada perceraian politik. Walaupun pasca rapat Paripurna kemarin. Namun aspirasi konstituen yang mendorong reshuffle memang besar sekali, itu fakta yang kami rekam," ungkap Anas dalam diskusi mengenai nasib koalisi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/3/2010).
Menurut Anas, sebagian besar konstituen meminta ada evaluasi koalisi. Termasuk ada yang mendesak reshuffle kabinet. "Teman-teman berpandangan kok partai koalisi beda. Ada pikiran ramping sehat daripada gemuk berlemak. Ada pikiran yang lain, tetap gemuk tetapi sehat, gemuk berotot," papar Anas sambil tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selebihnya saya serahkan Presiden, buat kami bersahabat lebih penting daripada bertengkar," tutupnya.
(van/yid)











































