"Kami menyesalkan terjadinya penyerangan dan perusakan kantor HMI Cabang Makassar yang berujung antara mahasiswa dengan polisi," kata Sekretaris Jenderal Pimpinan Kolektif Majelis Nasional KAHMI Nurmansyah E Tanjung saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (5/3/2010).
Menurut Nurmansyah, pihaknya meminta polisi mengusut tuntas insiden perusakan tersebut. Termasuk menindak oknum polisi yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurmansyah datang bersama anggota KAHMI lainnya ke Mabes Polri untuk menyerahkan surat kepada Kapolri. Nurmansyah mengaku ditemui Kabaintelkam Irjen Pol Saleh Saaf.
"Pak Saleh Saaf bilang sudah ada tim investigasi yang turun dari intel dan propam," jelasnya.
Nurmansyah menambahkan, kantor HMI Cabang Makassar merupakan bangunan bersejarah yang dimiliki HMI. "Dulu itu pernah digunakan oleh Pak JK," tandasnya.
Seperti diketahui, demo mahasiswa di Makassar pada Kamis, (4/3/2010) siang berakhir rusuh. Sekretariat HMI Makassar diduga dirusak oleh oknum petugas, setelah sebelumnya kantor polisi dirusak oleh Mahasiswa. Aksi lempar antara warga dan mahasiswa UNHAS juga terjadi beberapa jam di depan kampus UNHAS.
(ape/ndr)










































