jalan, karena upayanya untuk menutup jalan dihadang oleh polisi.
Aksi dimulai dari depan kampus UMS menuju pertigaan jalan kampus dengan Jalan A. Yani yang merupakan jalan utama yang menghubungkan Solo-Yogyakarta, Jumat (5/3/2010). Semula para peserta aksi hendak melakukan aksi menutup jalan A. Yani, namun puluhan polisi menghalangi upaya mahasiswa.
Akhirnya para mahasiswa itu hanya duduk-duduk di tengah pertigaan sambil bergantian melakukan orasi. Karena jumlah massa yang hanya sekitar 40 orang, aksi duduk di tengah jalan itu tidak mempengaruhi kelancaran lalu-lintas.
Aksi juga mengutuk keras aksi polisi yang melakukan penyerangan di sekretariat HMI di Makassar. Mereka menilai, serangan tersebut menunjukkan polisi saat ini bukan aparat negara yang independen, melainkan telah menjadi antek rezim yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan mengabaikan demokrasi.
Setelah sekitar satu jam menggelar aksi dan berkali-kali melakukan upaya menutup jalan dihadang polisi, akhirnya mahasiswa menyerah dan kembali masuk ke dalam kampus. Selanjutnya mereka membubarkan diri di dalam kampus.
(mbr/nik)











































