"Alasannya sangat jelas, yang butuh koalisi itu SBY. Kan basis politiknya PD di DPR cuma 25 persen, jadi jelas butuh koalisi," ujar peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris ketika dihubungi detikcom, Jumat (5/3/2010).
Syamsudin menambahkan kondisi akan lebih tidak stabil kalau SBY dan Partai Demokrat (PD) melepaskan partai mitra koalisinya. Lagi pula perbedaan pendapat itu hanya pada isu kasus Bank Century saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya SBY mengisyaratkan akan mempertahankan koalisi, kendati partai mitra koalisi tidak sejalan dengan pemerintah pada sidang paripurna DPR Rabu 3 Maret lalu.
"Koalisi dibangun dengan niat baik. Kesepakatan dan etika, manakala ada permasalahan terhadap kesepakatan dan etika, selalu tersedia solusi yang tepat dan terhormat," kata SBY.
(nwk/nrl)










































