Berjaga Semalaman, Warga Khawatir Air Meninggi

Banjir di Cirebon

Berjaga Semalaman, Warga Khawatir Air Meninggi

- detikNews
Jumat, 05 Mar 2010 08:27 WIB
Cirebon - Ratusan warga yang rumahnya tidak terendam banjir bandang, hingga Jumat (5/3/2010) pukul 03.00 WIB dini hari masih berjaga-jaga di depan rumah. Mereka khawatir debit air akan terus meninggi dan merendam rumah.

"Biasanya air akan surut menjelang subuh. Tapi kali ini air masih terus meninggi jadi kita khawatir rumah kita terendam," ujar Maesaroh, warga blok Kliwon Desa Mekarsari yang ditemui detikcom, Jumat (05/03/2010).

Sementara warga yang rumahnya sudah terendam banjir bandang namun tidak mengungsi, masih berusaha membendung air agar tidak masuk ke dalam rumah mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sedikitnya 1.500 rumah di 4 Desa yang terendam banjir, sekitar 600 rumah ketinggian airnya sudah mencapai 1,5 meter. Kebanyakan warganya sudah mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

"Banjir bandang Januari 2010 lalu sekitar 600 rumah airnya berketinggian 1 meter lebih, mungkin kali ini lebih banyak karena debit air lebih tinggi," papar Camat Waled Kusdiono.

Banjir bandang yang menerjang ribuan rumah di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon terjadi akibat luapan Sungai Ciberes dan curah hujan di wilayah hulu sungai di Kabupaten Kuningan tinggi. Keempat desa yang terendam itu yaitu Desa Mekarsari, Gunungsari, Ambit dan Ciuyah.

(nwk/nwk)


Berita Terkait