"12 orang warga sudah jatuh sakit selama seminggu semenjak banjir, tiga anak saya juga sakit DBD, muntaber dan demam," ujar warga Lenteng Agung Budi saat dihubungi detikcom, Kamis (4/3/2010).
Menurut Budi, tidak adanya perhatian dari pemerintah membuat banjir di Lenteng Agung selalu terulang setiap tahun. Akibatnya rumah mereka kini sudah tidak bisa ditempati. Warga pun akhinya memilih untuk mengungsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan jika Ia bersama warga sudah melaporkan peristiwa ini ke kelurahan, kecamatan dan walikota.
"Jika pemerintah belum juga mengambil tindakan kongkrit, kami akan menggugat pemerintah Jakarta," ancam Budi kesal.
Selain disebabkan kiriman air dari Bogor, banjir kata Budi, juga diperparah oleh penyempitan saluran Kalibata yang melintas dipemukiman ini. Dia berharap pemerintah segera tanggap karena kondisi sudah sangat memprihatinkan.
"Kita harap pemerintah segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalah banjir," tandasnya.
(did/gun)











































