"Sejak awal saya tahu konsekuensi itu kehadiran saya di sini adalah sementara," kata Tumpak saat bertemu dengan rekannya, Sjahruddin Rasul di KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (4/3/2010).
Terkait hasil paripurna DPR siang tadi, Tumpak menyadari itu adalah keputusan politik yang harus diterima. Apa pun keputusannya, ia siap menjalankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa kesan selama ini di KPK? "Sudah berjalan lancar dan normal, Pak Bibit dan Chandra sudah masuk 4 orang pimpinan sudah bisa melaksanakan pekerjaan ini," tutupnya.
(mad/ndr)











































