Pengurus Makam Mbah Priok Siap Perang

Penggusuran Makam Mbah Priok

Pengurus Makam Mbah Priok Siap Perang

- detikNews
Kamis, 04 Mar 2010 15:18 WIB
Pengurus Makam Mbah Priok Siap Perang
Jakarta - Pengurus makam Mbah Priok dan para santrinya menyatakan siap perang untuk mempertahankan tanahnya jika seandainya terjadi penggusuran lahan.

"Kami siap perang untuk mempertahankan tanah yang menjadi milik kami dan umat," ujar pengurus makam Mbah Priok, Habib Ali, di makam Mbah Priok, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (4/3/2010).

Habib Ali menjelaskan, pemerintah seharusnya bisa menghargai keberadaan makam pendiri Tanjung Priok tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada zaman Belanda, kita mendapat menghargaan atas tanah ini. Mereka tidak berani mengganggu lahan ini. Sekarang pemerintah kita tidak menghargainya," kata dia.

Sementara itu, salah satu santri yang ikut tinggal di makam Mbah Priok, Umar (25) mengaku, saat ini terdapat 500 orang santri yang ada di makam Mbah Priok.

"Akan bertambah banyak jika mendekati haul Mbah Priok dan saat maulid Nabi Muhammad," jelasnya.

Beberapa santri tersebut datang dari dalam dan luar kota untuk berziarah dan menetap beberapa hari. "Jadi kalau ada omongan tidak ada kegiatan seperti pengajian dan haul disini, maka itu salah," tuturnya.

Berdasarkan pantuan detikcom, saat memasuki pintu gerbang makam Mbah Priok, ada sekitar 7 orang yang berjaga dengan memakai sarung, kopiah putih sambil menanyakan keperluan datang ke tempat itu.

"Mas mau kemana dan ada perlu apa?" kata seorang santri sambil menenteng badik kecil.

Sementara itu, di samping bangunan terdapat sekitar 10 orang yang sedang memasak nasi kebuli untuk hidangan pengajian malam nanti.

(fiq/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads