Peringatan tsunami itu diumumkan setelah dua gempa susulan mengguncang Chili pada Rabu, 3 Maret waktu setempat. Gempa tersebut berkekuatan 5,9 Skala Richter dan 6 Skala Richter.
Ribuan korban gempa yang selamat bergegas berlarian menuju tempat-tempat yang lebih tinggi setelah mendengar peringatan tsunami tersebut. Sekitar 20 menit kemudian, peringatan tsunami itu dicabut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ignacio Gutierrez dari stasiun televisi Chili saat itu sedang mengendarai mobilnya menuju resor pantai di Kota Constitucion. Ketika itulah beberapa orangf menghentikan kendaraannya dan berteriak-teriak: "Lari, lari, ada tsunami," cetus Gutierrez.
Gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter mengguncang Chili pada Sabtu, 27 Februari lalu. Gempa itu menewaskan sekitar 800 orang. Presiden Chili Michelle Bachelet telah mengerahkan sekitar 14.000 tentara ke zona bencana untuk membantu pendistribusian bantuan dan menjaga keamanan di kota-kota Chili yang mengalami bencana alam ini.
(ita/iy)











































