"Tidak ada kabar-kabar seperti itu. Langkah-langkah politik yang kita lakukan sebagai hasil dari komunikasi politik yang berjalan. Komunikasi dengan Pak SBY bagus," kata Ketua FPKS DPR Mustafa Kamal saat dihubungi detikcom, Kamis (4/3/2010).
Mustafa menjelaskan, sikap SBY terkait kasus Century sudah jelas yaitu agar diusut secara terang benderang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jabatan menteri adalah amanah dan direshuffle atau tidak sepenuhnya hak prerogatif presiden.
"Kemarin usai paripurna Mas Anas (Ketua FPD Anas Urbaningrum) sudah menyatakan sikap dan melihat sebagai dinamika demokrasi. Itu jiwa kenegarawanan," ujar Mustafa.
Apakah hasil paripurna Century itu menunjukkan koalisi tidak solid? "Kenapa tidak solid? Apa alasan ketidaksolidan? Terlalu banyak persoalan bangsa dan negara, bukan hanya Century. Itu memerlukan kerjasama," jawab Mustafa.
(ndr/nrl)










































