Mahasiswa Makassar Kembali Demo, Bakar Ban Hingga Rusak Pos Polisi

Mahasiswa Makassar Kembali Demo, Bakar Ban Hingga Rusak Pos Polisi

- detikNews
Kamis, 04 Mar 2010 12:47 WIB
Makassar - Unjuk rasa yang diwarnai berbagai tindakan anarkis kembali dilakukan mahasiswa Makassar. Mereka merusak dua pos polisi dan membakar ban-ban bekas di tengah jalan. Tindakan brutal ini dipicu aksi pemukulan sejumlah polisi kepada rekan-rekan mereka, Rabu (3/3) malam.

Dua buah pos polisi yang dirusak mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alaudin berada di Jl Sultan Alaudin dan Jl AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (4/3/2010). Beberapa orang polisi yang sedang bertugas di kedua pos tersebut tidak berdaya membendung aksi  brutal para mahasiswa. Mereka memilih menyelamatkan diri.

Setelah merusak dua pos polisi, para mahasiswa memblokir Jl Sultan Alaudin dengan memarkirkan sebuah truk tronton melintang di badan jalan. Para mahasiswa juga membakar ban mobil bekas di jalanan. Akibatnya, suasana di sekitar lokasi unjuk rasa tampak kacau balau. Arus lalu lintas di Jl Sultan Alaudin macet total.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unjuk rasa juga dilakukan puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar di Jl Bontolempangan. Mereka menutup jalan dan melakukan sweeping anggota polisi. Para kader HMI bahkan melempari seorang anggota polantas yang sedang bertugas mengatur arus lalu lintas dengan batu. Beruntung, polantas tersebut bisa segera menghindar.

Informasi yang diperoleh detikcom, tindakan anarkis para mahasiswa ini berawal dari  unjuk rasa pada Rabu 3 Maret. Seorang aktivis HMI Makassar, Azhari, nyaris terlibat perkelahian dengan seorang anggota polisi. Tapi sebelumnya saling pukul, keduanya berhasil dilerai.

Rupanya sang oknum polisi tersebut masih penasaran. Malam harinya dia dan sejumlah kawannya sesama polisi, mencari Azhari ke sekretariat HMI Makassar di Jl Bontolempangan. Ketika menemukan Azhari, para oknum polisi tersebut langsung melakukan pemukulan. Tidak hanya menganiaya Azhari, para oknum polisi itu juga merusak sekretariat HMI Makassar.

Atas kejadian itu, HMI Makassar hari ini kembali turun ke jalan. Mereka mendesak Kapolda Sulselbar Irjen Pol Endang Rochjana meminta maaf dan mengundurkan diri.

(mna/djo)


Berita Terkait