"Menurut saya berpindahnya suara PPP untuk kemudian memilih opsi C karena Golkar dan PKS solid untuk pilih opsi C," kata Pengamat Politik Burhanudin Muthadi kepada detikcom, Kamis (4/3/2010).
Seperti halnya PPP, Golkar dan PKS juga partai yang berkoalisi dengan pemerintah. PPP yang sebelumnya memang menganggap ada masalah dalam bailout Bank Century akhirnya memilih untuk bergabung dengan dua partai koalisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanudin menambahkan, memang ada keanehan terkait langkah yang diambil ketiga partai koalisi tersebut. Seharusnya, kata Burhanudin, sebagai partai koalisi mereka tidak 'melawan' pernyataan SBY yang mengatakan tidak ada masalah dalam bailout Bank Century.
"Kalau Golkar, PKS dan PPP sebagai bagian koalisi dan SBY sebagai patron koalisi, menjadi aneh mengapa mereka tidak mengikuti statement SBY. Itu karena mereka sejak awal menyatakan ada indikasi bailout century bermasalah," terangnya.
(ddt/anw)










































