"Dengan demikian opsi C bisa disetujui?" tanya Ketua DPR Marzuki Alie yang menjadi pimpinan sidang. "Setuju," kata para anggota DPR. Lantas, Marzuki Alie mengetuk palu mengesahkan hal ini diiringi tepuk tangan para anggota dewan.
Hasil akhir pemungutan suara, pemilih opsi C yang mengatakan kebijakan pemberian FPJP dan PMS kepada Bank Century serta pelaksanaannya bermasalah sebanyak 325 orang. Sementara yang kontra, yakni yang menganggap kebijakan pemberian FPJP dan PMS kepada Bank Century serta pelaksanaannya sudah tepat untuk menyelamatkan perekonomian nasional hanya didukung 212 suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut perolehan suara selengkapnya yang dilakukan melalui voting terbuka:
Opsi A (Bailout (FPJP dan PMS) tidak bersalah)
Partai Demokrat: 148
Partai Golkar: 0
PDIP= 0
PKS = 0
PAN = 39
PPP= 0
PKB= 25
Gerindra: 0
Hanura: 0
Total: 212 suara
Opsi C (Bailout (FPJP dan PMS) bermasalah)
Partai Demokrat: 0
Partai Golkar: 104
PDIP= 90
PKS = 56
PAN = 0
PPP= 32
PKB= 1
Gerindra: 25
Hanura: 17
Total: 325 suara
Tidak ada satu pun anggota DPR yang memilih abstain. Sementara itu, dua orang dari Fraksi Partai Golkar tidak hadir, 4 orang dari FPDIP tidak hadir, 7 anggota FPAN tidak hadir, 6 anggota FPPP tidak hadir, dan 1 orang dari Gerindra tidak hadir. (Rez/asy)











































