"Kita tidak boleh membeda-bedakan identitas apapun agama, suku, daerah dan golongan. Kita Bhinneka Tunggal Ika, satu bangsa, bangsa Indonesia," kata Presiden SBY dalam sambutannya, Rabu (3/3/2010).
Presiden SBY mengungkapkan rakyat dikatakan sejahtera jika memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan dan lingkungan yang aman. Agar kesejahteraan meningkat, pertumbuhan ekonomi harus didukung dengan baik juga situasi politik dan sosial harus stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden SBY menghadiri peringatan Cap Go Meh ke 2561 di Hall D PRJ Kemayoran, Jakarta. Ribuan orang warga keturunan Tiong Hoa hadir dalam acara ini.
Tampak hadir dalam acara ini, Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik, Kepala BIN Sutanto, Menpora Andi Mallarangeg, Staf Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana, Gubernur DKI Fauzi Bowo dan beberapa perwakilan dari duta besar negara sahabat.
(mpr/gah)











































