"Jadi kalau misalnya koalisi itu tidak bisa menjalankan program pro rakyat, maka harus ada koreksi. Sampai kemarin Pak SBY mengatakan yang paling baik perbaiki koalisi," ujar Heru Lelono, staf khusus Presiden RI bidang informasi, Rabu (3/3/2010), di Istana Negara.
Heru menegaskan, meski sudah menyatakan bergabung dalam koalisi mendukung pemerintahan SBY-Boediono tapi tidak diharapkan partai politik mengikuti begitu saja apa kata pemerintah. Justru peran penting mereka memberikan masukan kritis terhadap program kerja pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heru mengakui dinamika politik yang berlangsung di DPR ternyata menunjukan etika politik tersebut terpenuhi. Menurutnya kenyataan ini Presiden SBY pahami sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi dan bila memang ada hal yang dirasakan salah dalam proses berdemokrasi tersebut maka perlu segera dilakukan perbaikan terhadap koalisi dan bukan membubarkannya.
"Masa sih karena begini lalu bubar? Pendidikan politik kita bisa buruk. Presiden tidak ada niat membubarkan koalisi, sebab pembentukannya bukan hanya untuk pemerintah tapi jauh lebih penting menjalankan tugas demi kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
(lh/gah)











































