"Pansus hanya memberi rekomendasi opsi A atau opsi C. Tiba-tiba ketua DPR (Marzukie Alie/FPD) menawarkan opsi AC, dan langsung diamini oleh empat fraksi, yaitu Golkar, PKB, PPP dan PAN," kata anggota Fraksi Hanura, Akbar Faizal, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Munculnya opsi tersebut, kata Akbar, membuat lobi-lobi menjelang voting menjadi alot. "Lobi ini berjalan alot, menjadi liar karena pimpinan rapat terlalu jauh dengan menawarkan opsi di luar rekomendasi Pansus," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lrn/iy)











































