"Tidak ada keputusan opsi AC. Itu tidak bisa dilakukan. Kita mewakili dari lima fraksi tetap konsisten jika nanti ada voting terbuka. Ini bukan keputusan rapat pimpinan ya. Jadi itu nggak bisa berlaku," kata Sekretaris Fraksi Hanura Syarifudin Suding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/3/2010).
Menurut Syarifudin, saat lobi-lobi di ruang lobi, pimpinan sidang menerima telepon misterius. "Ya mungkin sangat penting soalnya dia (Marzuki Alie) meninggalkan sidang tanpa memberikan penjelasan pada kita. Kalau dia sampai angkat telepon gitu, itu berarti telepon sangat penting," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan selesainya lobi-lobi? "Sabar, tinggal sedikit lagi kok. Mudah-mudahan menjelang maghrib ada keputusannya apakah A atau C," ujarnya.
Dia menambahkan, alasan pengajuan opsi AC agar nantinya ada tiga pilihan. "Tapi saya harap itu tidak terjadi," pungkasnya. (anw/iy)










































