"Saya datang sebagai teman lama Pak Panggabean, mau ucapkan selamat karena hampir selesai di KPK," kata Ruki di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (3/3/2010).
Usai menggelar pertemuan singkat, keduanya pun menghampiri para wartawan di lobi gedung. Sesaat sebelum pulang, Ruki sempat berpelukan dan saling mencium pipi dengan Tumpak sebagai bentuk persahabatan antara keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Publik mengakui, kalau keberadaan Pak Panggabean dan dua orang lain membawa angin segar, jadi Perpu yang pertama terbukti benar, persoalan ditolak adalah persoalan politik," puji Ruki pada Tumpak.
Menurut Ruki, jika Perpu nanti resmi ditolak DPR lewat paripurna, maka ia berharap Tumpak bisa beristirahat. Sebab, keberadaan Tumpak saat ini di KPK tidak terlepas dari peran Ruki.
"Jika konsekuensi Pak Panggabean harus keluar, saya ucapkan selamatlah, karena gara-gara saya Pak Panggabean yang sudah istirahat balik lagi," tutupnya.
(mad/nrl)











































