"Tentu yang tak bisa dikompromikan adalah subtansi yaitu masalah kebijakan pelaksanaan di dalam menyangkut peraturan BI, menyangkut KSSK dan KK," jelas Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto saat jeda sidang paripurna di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Setya menengarai hal-hal tersebut adalah suatu kesalahan. "Kesalahan nggak bisa ditawar-menawar," tuturnya.
Namun menurutnya, kompromi dalam hal poliitk pasti terjadi sepanjang hal yang diinginkan bisa diselesaikan sebaik-baiknya. "Yang penting nggak merubah subtansi karena subtansi sudah kami bacakan keseluruhan," jelasnya.
Untuk lobi mendatang sebelum pengambilan keputusan, Setya tidak akan turut menjadi bagian pelobi dari fraksinya. "Yang lobi saya dengan pihak lain, Ibnu Munzir dan Ade Komarudin," tambahnya.
(amd/ken)











































