"Dengan kesimpulan berdasar fakta dan data, untuk itu kami memilih opsi C! Sesuai dengan komitmen Partai Golkar," kata juru bicara FPG Ibnu Munzir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Keputusan Partai Golkar disambut tepuk tangan para anggota dewan. Takbir bersahut-sahutan di ruangan sidang paripurna. "Allahu Akbar!".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar merekomendasikan penyalahgunaan wewenang, baik perbankan dan umum, serta semua pihak terkait diserahkan ke lembaga hukum," ungkap Ibnu.
(fay/iy)











































