"Tes..tes...tes!" demikian pengujian oleh seorang staf di gedung Nusantara II DPR, tempat berlangsungnya sidang paripurna, Rabu (3/3/2010). Staf itu lalu berpindah ke mikrofon lainnya.
Pada Selasa kemarin, Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan bahwa jika mikrofon menyala lebih dari 4 unit, maka sistem mikrofon akan mati otomatis.
Ruang sidang yang kemarin sempat berantakan akibat terjadi kericuhan antar sesama anggota Dewan, hari ini terlihat rapi kembali. Papan nama sejumlah anggota Dewan yang kemarin berjumpalitan, terlihat duduk di posisinya semula.
Staf DPR juga membenarkan letak posisi layar LCD. Palu sidang juga sudah kembali diletakkan pada tatakannya di depan meja pimpinan sidang DPR.
Sidang paripurna DPR digelar 10.00 WIB dengan agenda mendengarkan pandangan fraksi dan memberikan putusan terhadap hasil Pansus Century.
(fiq/nrl)











































