Tertarik Indonesia di Perbatasan Polandia

Kolem Sveta

Tertarik Indonesia di Perbatasan Polandia

- detikNews
Selasa, 02 Mar 2010 23:11 WIB
Tertarik Indonesia di Perbatasan Polandia
Ostrava - Dosen ISI Denpasar I Gusti Agung Ayu Oka Partini meliuk-liuk memainkan Tari Taruna Jaya (Bali). Sementara Raka Pamungkas, peserta pertukaran mahasiswa MU Praha - UPN Yogyakarta menampilkan Tari Kayau (Kalimantan).

Seni budaya Bali dan Kalimantan itu dipilih KBRI Praha sebagai ikon Indonesia pada promosi pariwisata Kolem Světa atau Keliling Dunia di Gedung Kebudayaan kota Ostrava, Republik Ceko, (28/2/2010).

"Persembahan tari Bali dan Kalimantan itu memukau penonton yang memenuhi Gedung Kebudayaan Ostrava, sebuah kota di dekat perbatasan Polandia," tutur Konselor Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom sore hari ini, Selasa (2/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Indonesia, negara-negara lain yang ikut berebut pasar pariwisata Ceko melalui Kolem Světa antara lain Argentina, Australia, Cina, India, Banglades, Birma, Bolivia, Brunei Darussalam, Chili, Ekuador, Italia, Guatemala, Filipina, Kamboja, Kuba, Laos, Malawi, Malta, Maroko, Meksiko, Nepal, Sri Langka, Tibet, Thailand, dan Malaysia, dll.

Demi meningkatkan daya tarik, lanjut Azis, Indonesia merangkul Jana Vozabova, seorang lulusan program Beasiswa Darmasiswa (kerjasama Kemlu dan Kemdiknas, red), untuk mempresentasikan keunggulan wisata Bali dan Lombok dalam bahasa lokal, dengan dukungan perangkat audiovisual.

Jana juga menjelaskan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali dan adat istiadatnya, serta bakat mereka dalam bidang seni tari, gamelan, dan kriya, serta keindahan Lombok dengan gunung Rinjaninya.

"Untuk menunjukkan kedekatan Indonesia dan Ceko, Jana juga memaparkan kegiatan Yayasan Kintari yang diketuainya, termasuk dalam membantu membangun SD Ngolang di Lombok," ujar Azis.

Banyak warga Ostrava yang menyerbu stan Indonesia untuk meminta informasi mengenai wisata Bali, Lombok dan destinasi lainnya yang bisa dikunjungi.

Menurut Azis, kemungkinan itu sudah diantisipasi. Oleh karena itu KBRI Praha membagikan berbagai brosur informasi wisata dalam Bahasa Ceko termasuk cara pengurusan visa ke Indonesia.

"KBRI Praha berharap dengan makin tersebarnya informasi mengenai Indonesia di Ceko akan membantu program pemerintah untuk menarik lebih banyak wisatawan Ceko ke tanah air," demikian Azis.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads