"SPI masih ada," jawab Misbakhun yang dicegat wartawan usai melaporkan Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Mengenai PT SPI yang hanya memiliki empat orang karyawan, dia menegaskan bukan sesuatu yang aneh. Sebab sudah sangat jamak bahwa demi efisiensi perusahaan melakukan outsourcing untuk sejumlah pekerjaan yang dinilai bukan menjadi bisnis inti mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas jawabannya yang pendek, Misbakhun berkilah masih berkonsentrasi kepada kasus pencemaran nama baik dirinya oleh Andi Arief. Sebab itu dia menolak memberi penjelasan lebih lanjut atas status PT SPI yang pada 2008 punya tunggakan L/C senilai US$ 22,5 juta di Bank Century.
"Kalau soal lain, biar korporasi yang memberi jawaban," pungkasnya.
(lh/asy)











































