Kisah Cinta ULE dan Sang Calon Jenderal

Calon Jenderal Rampas Anak

Kisah Cinta ULE dan Sang Calon Jenderal

- detikNews
Selasa, 02 Mar 2010 16:10 WIB
Jakarta - ULE berebut anak dengan Kolonel SHD. ULE melaporkan pria yang kini dipromosikan menjadi brigadir jenderal itu dengan tudingan merampas anak. Si anak lahir di luar nikah. Bagaimana kisah itu bermula?

"ULE tidak gentar meski statusnya hanya istri simpanan. Yang penting dia ingin anaknya kembali," kata pengacara ULE, Abdul Hamim kepada detikcom, Selasa (2/3/2010).

ULE berkenalan dengan SHD, di Medan pada Mei 2006. Saat itu, SHD menjabat sebagai Wadan Pom Dam Sumatera Utara berpangkat Letkol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perkenalan itu berawal dari adanya surat ke kantor saya dari Pom Dam untuk meminta izin lokasi gerak jalan yang akan memakai lokasi di tempat kerja saya," kata ULE usai melaporkan SHD ke Puspomdam.

Perkenalan itu berlanjut saat ULE meminta bantuan SHD saat kantor tempatnya bekerja didemo. Sejak itu, Uli dan SHD pun kian akrab dan meluangkan waktu bersama-sama. "Pelaku menelepon dan mengajak Uli makan siang ke kantornya," cerita ULE.

Dalam pertemuan itu, sikap SHD terhadap ULE makin berani. Saat hendak pamit pulang, ULE sempat dipeluk SHD dengan mesra. "Dia juga berbisik "kamu mau nggak jadi pacar saya?" kata ULE.

Saat itu Uli tidak menjawab apa-apa. Namun ternyata, SHD tidak menyerah. Pria yang kini merupakan calon jenderal itu bahkan terus memberi perhatian kepada perempuan cantik itu.

Lama-lama, ULE pun menyerah. Beberapa kali, kedua sejoli itu menghabiskan waktu bersama di sebuah hotel di Medan. Bahkan ULE dan SHD sering melakukan hubungan suami istri. "Sekitar September 2006, SHD mengajak saya ke Hotel Danau Toba Medan dan mengajak saya berhubungan badan," kata Uli.

Setelah peristiwa itu, keduanya makin lengket. Hubungan intim itu terus berlanjut meski SHD telah dipindahtugaskan di Aceh. "Saya sering ke Aceh dan bertemu SHD. Kami juga masih melakukan hubungan badan," ujar ULE.

Hingga pada Februari 2009, ULE dinyatakan hamil 6 minggu oleh dokter. Saat diberitahu, SHD meminta agar ULE menjaga kandungannya dengan baik. "Kamu jangan apa-apakan anak itu, kita pelihara sampai dia lahir," begitu kata SHD seperti ditirukan ULE.

Karena hamil muda, ULE tidak dapat bepergian jauh. Karena itu saat usia kandungannya mencapai 2 bulan, SHD menjenguknya di Medan. Namun saat usia kandungan ULE sudah lebih besar, ULE lebih sering mendatangi SHD. Bahkan ULE sering ke Jakarta karena SHD kembali dimutasi.

"Usia kehamilan 7 bulan saya diminta SHD datang ke Jakarta agar ketika melahirkan dekat dengan Pelaku. Saya tinggal di Bogor (belakang IPB) sekitar 1 bulan karena dia sedang sekolah PUSDIK AD di Bogor," kata ULE.

Setelah pendidikan, SHD memboyong ULE ke Jakarta. Perempuan 35 tahun itu lantas disewakan sebuah kamar kos di bilangan Kalibata Utara II.

"Empat hari kemudian saya bersama SHD memeriksakan kehamilan di RS Duren Tiga dan akhirnya dokter menyimpulkan bahwa saya harus segera dioperasi karena anak saya di dalam kandungan terlilit 2 tali pusat di lehernya dan hari berikutnya saya dioperasi dengan ditemani SHD," papar ULE.

Kondisi kesehatan anak yang diberi nama Kevin itu tidak cukup baik. Bayi mungil itu harus dirawat selama beberapa hari di rumah sakit. Bahkan Kevin juga harus dirawat di ICU saat sedang berkunjung ke rumah keluarga SHD di Jombang, Jawa Timur.

"Saya dan Kevin memang dibawa ke Jombang untuk dikenalkan kepada keluarga SHD. Dia juga berjanji akan menikahi saya," kata ULE.

Namun janji kini hanya tinggal janji. ULE tidak pernah dinikahi oleh SHD. Bahkan Kevin kini dirampas SHD sehingga ULE tidak dapat bertemu dengan buah hatinya sendiri. "Dia (SHD) bilang agar Kevin dirawat oleh keluarganya di Jombang sampai besar," kata ULE.

ULE tidak kuasa melawan SHD. Bahkan ULE sempat mendapat kekerasan dari salah satu anggota keluarga SHD di Jombang. Kini ULE juga telah 'diputus' oleh SHD. ULE juga diusir dari tempat tinggalnya karena uang sewanya tidak dibayar oleh SHD sehingga harus menumpang di tempat tinggal kenalannya.
(ken/iy)



Berita Terkait