Misbakhun tiba di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2010) pukul 15.30 WIB. Ia sempat menunaikan salat di masjid Mabes Polri.
"Sore hari ini, saya bersama kuasa hukum saya, Pak Zaenuddin Paru, melaporkan tentang beberapa delik aduan yang berkaitan dengan Saudara Andi Arief tentang sanggahan pencemaran nama baik dan juga fitnah yang disampaikan di beberapa media kepada saya," papar Misbakhun.
Misbakhun mengaku membawa barang bukti rekaman TV, print out media cetak dan media online.
Menurut dia, Andi Arief diduga telah melakukan pencemaran nama baik terhadapnya. "Kan sudah ada. Saya dikatakan seperti Eddy Tansil. Saya dikatakan sebagai koruptor. Apakah muka saya seperti Eddy Tansil?" kata politisi kelahiran Pasuran ini.
Misbakhun mengatakan L/C yang dimilikinya tidak fiktif. "Sudah ada statement dari Dirut Bank Mutiara Maryono itu tidak fiktif," ujar dia.
Andi Arief telah melaporkan Misbakhun ke Polres Jakarta Pusat pada Senin kemarin. Andi menuding kejahatan yang dilakukan Misbakhun sistemik.
(aan/nrl)










































