"Kami memberi kesempatan kepada Pak Marzuki untuk memimpin kembali, tadi kami menyampaikan kritik dan beliau dapat memahami," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Pramono menyatakan, pimpinan DPR pun menyesalkan kericuhan yang terjadi dalam rapat paripurna. "Sekarang kita fokus pada penyelesaian besok, yang merupakan substansi dari Pansus. Bagaimana besok apakah sesuai harapan publik atau tidak," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sidang paripurna acara tunggal, sikap fraksi terhadap kesimpulan Pansus century. Apakah mengambil opsi A atau opsi C, masing-masing akan ditawarkan dalam pengambilan keputusan secara terbuka. Kalau tidak ketemu titik temu akan dilakukan voting," tutupnya.
(ndr/iy)











































