"Sangat disesalkan hal ini terjadi di DPR, di mana pimpinan tidak bisa memimpin sidang dengan baik," ujar Pramono Anung dalam keterangannya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Wakil Ketua DPR dari F-PDIP ini menegaskan kepemimpinan dalam DPR bersifat kolektif kolegial. Artinya kepemimpinan dilakukan secara bersama antara semua wakil dari fraksi yang duduk dalam kepemimpinan parlemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram, lebih lanjut juga menilai Marzuki lebih berpihak kepada anggota FPD. Salah satu bukti keberpihakan itu yakni mengakomodir aksi penyerahan bukti tambahan bagi Pansus Century sementara keinginan anggota fraksi lain ditolak dengan cara langsung menutup rapat.
"Kejadian ini seharusnya tidak boleh terjadi, ini mencoreng muka DPR. Kalau ada fraksi yang main-main, akan mendapat akibatnya di 2014," pungkasnya.
(lh/iy)











































