Pemantauan detikcom, Selasa (2/3/2010), meja pimpinan sidang menjadi titik kericuhan sesama anggota DPR. Para anggota DPR merangsek maju menuju pimpinan sidang setelah Marzuki Alie memaksa menutup sidang.
Seorang anggota DPR berjas warna hitam tampak maju pertama kali mendekati Marzuki Alie. Dia tampak membanting botol mineral milik Marzuki, sehingga botol itu memantul dan jatuh. Marzuki Alie selamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seusai Marzuki Alie meninggalkan lokasi, para anggota DPR tetap saja berkerumun di meja pimpinan sidang itu. Mereka berdesak-desakan dan melakukan perbincangan dengan tiga pimpinan DPR yang masih bertahan, yaitu Anis Matta, Pramono Anung, dan Priyo Budi Santoso.
Beberapa puluh menit kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB, meja pimpinan sidang baru bersih dari anggota DPR yang marah. Seusai ditinggalkan para anggota DPR, meja pimpinan berplitur warna cokelat cerah itu pun terlihat tak rapi lagi.
Papan nama 'Ketua'Β bergeser dari posisi semula dan dalam posisi terbalik. Begitu juga dengan papan nama'Wakil Ketua' juga terbalik. Gelas dan botol air mineral di meja Marzuki Alie juga menghilang. Bunga satu buket juga masih aman di meja. Tisu yang ada di meja juga aman-aman saja.
(asy/nrl)











































