Fraksi Partai Gerindra selama ini getol menyuarakan kebijakan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dan Penyertaan Modal Sementara (PMS) sebagai kebijakan yang salah. Tapi, namanya juga politik, sikapnya bisa saja berubah tergantung lobi yang terjadi.
Hingga pukul 09.30 WIB, Selasa (2/3/2010), 26 anggota Fraksi Partai Gerindra masih dikonsolidasikan di gedung DPR. Namun, salah seorang anggotanya membisikkan bahwa Gerindra sudah memutuskan mendukung opsi A, bersatu dengan Fraksi Partai Demokrat, FPAN, dan FPKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pagi ini semua anggota Fraksi Gerindra dikumpulkan, menurut dia, namun konsolidasi pagi ini tidak akan mengubah keputusan Gerindra untuk memilih opsi A.
Jika Gerindra benar berbalik arah mendukung Partai Demokrat dalam voting paripurna nanti, peta kekuatan voting berubah. Dengan tambahan Fraksi Partai Gerindra, maka pemilih opsi A akan bertambah menjadi 243 suara. Sedangkan pemilih opsi B, yang menyatakan pemberian FPJP dan PMS bermasalah akan berkurang menjadi 307 suara.
(Rez/asy)











































