Untuk menangkal demonstran, polisi juga telah memasang kawat berduri di depan pintu utama gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/3/2010).
Khusus hari ini, pintu tersebut tidak akan dibuka. Para anggota Dewan harus melalui pintu belakang untuk masuk ke gedung DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pun dengan motor-motor yang hendak parkir. Mereka yang tidak memiliki kartu identitas (ID) DPR, harus puas menunggu di luar pagar. Termasuk sepuluhan mahasiswa dari Universitas Nasional (Unas) yang ingin menyaksikan sidang paripurna secara langsung. Karena tidak memiliki izin, mereka terpaksa hanya duduk-duduk di dekat pintu masuk sepeda motor.
"Kami nggak boleh masuk, tapi nanti akan diusahakan," kata Andi, salah satu mahasiswa tersebut.
Rencananya, sidang paripurna akan digelar pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 09.15 WIB, ruang sidang masih sepi. Sementara para demonstrans mulai berdatangan.
(ken/nrl)











































