Jakarta - Hujan disertai kilat dan angin kencang masih membayangi wilayah Jabodetabek. Badan pemantau cuaca mencatat, potensi hujan tersebut terjadi siang dan malam hari. Kondisi tersebut akibat kondisi suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat. Akibatnya, potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama Indonesia bagian selatan masih potensial.
"Waspada potensi hujan sedang kadang lebat yang di sertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat terutama di wilayah Bogor, Depok dan Jakarta Selatan," tulis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya, Selasa (2/3/2010).
Selain Jabodetabek, BMKG mencatat petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia. Seperti Pesisir Barat Sumatera, Kalimantan bagian Barat dan Timur, Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk di Jakarta, angin kencang dan petir terjadi dalam 2 hari belakangan. Akibatnya, baliho sempat roboh. Pohon tumbang dan banjir di sejumlah titik. Belasan mobil sempat menjadi korban akibat pohon atau baliho roboh tersebut.
(Ari/ape)