Misbakhun Masuk PKS Dibawa Fahri Hamzah

Kasus L/C di Bank Century

Misbakhun Masuk PKS Dibawa Fahri Hamzah

- detikNews
Senin, 01 Mar 2010 14:45 WIB
 Misbakhun Masuk PKS Dibawa Fahri Hamzah
Jakarta - Misbakhun ternyata orang baru di PKS. Dia baru bergabung sejak 2008. Penempatan dia sebagai sebagai caleg nomor urut 1 pada pemilu 2009 untuk daerah pemilihan kota dan kabupaten Pasuruan atas rekomendasi dari Jakarta.

"Dia ikut mengaji bersama Fahri Hamzah (Wasekjen PKS-red). Dan Pak Fahri berhasil mengkaderkan Misbakhun," kata Ketua Wilda PKS Jawa Timur (Jatim) Sigit Sosiantomo saat dihubungi detikcom, Senin (1/3/2010).

Sigit menjelaskan, aktivitas Misbakhun memang banyak di Jakarta, termasuk bagaimana sepak terjangnya sebelum masuk PKS. "Teman-teman di Jakarta yang tahu Misbakhun ini Fahri," tambah dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sigit menjelaskan alasan 'orang baru' ini tiba-tiba masuk ke caleg nomor 1, sebenarnya bukan sebuah persoalan. Memang ada mekanisme dan seleksi untuk mendapat nomor urut itu, dan Misbakhun dinilai pantas.

"Itu atas dasar penelitian dan yang utama datang desakan dari teman-teman di daerah Pasuruan. Misbakhun termasuk all out dalam perekrutan kader di sana. Sulit memang di daerah dapil II itu," terang dia.

Dia juga menepis anggapan bahwa Misbakhun membeli suara untuk lolos ke Senayan. Dia menyebut bahwa proses Misbakhun mendapat kursi DPR ditentukan dalam penghitungan tahap ketiga.

"Dia sampai tahap 3. Suara yang dia dapat separuh sekitar 35 ribu. Tapi kalau ada isu yang mengatakan beli suara saya enggak percaya," tambah anggota DPR Komisi VII ini.

Sebelumnya Misbakhun mengaku bahwa perhitungan suaranya tidak sampai tahap III dan hanya sampai tahap II. Dia membantah tudingan bahwa dia membeli suara caleg PDIP.

Nama Misbakhun mencuat terkait indikasi L/C fiktif di Century. Bahkan Staf Khusus Presiden SBY Andi Arief sampai melaporkannya ke pihak kepolisian. Sedang Misbakhun membantah bila L/C yang dia miliki fiktif, tetapi sudah direstrukturisasi.

(ndr/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini