Bagaimana tidak, bunyi perintatan sangat jelas: gelombang tsunami dengan kekuatan mengerikan segera melanda dan harus diambil tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa dan properti.
Tak ayal, ratusan ribu orang berlarian dari pinggir-pinggir pantai di Hawaii karena panik mendengar pengumuman tersebut. Itu merupakan evakuasi berskala terbesar di Hawaii dalam bertahun-tahun. Sirine keadaan darurat terus meraung-raung sepanjang hari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pakar oseanografi tersebut menegaskan mereka telah mengambil langkah yang tepat karena belajar dari pengalaman tsunami Aceh tahun 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang karena banyak yang tidak mendapatkan peringatan soal ancaman tsunami.
"Kegagalan untuk mengingatkan bukanlah opsi bagi kami," kata Dai Lin Wang, seorang pakar oseanografi di Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii seperti dilansir Straits Times, Senin (1/3/2010).
"Kami tidak bisa mengalami situasi yang kami pikir tak ada masalah dan kemudian malah menghancurkan. Itu tak bisa terjadi," tegasnya.
Tak lama setelah peringatan tsunami dicabut, turis-turis kembali berdatangan menikmati keindahan pantai-pantai Hawaii. (ita/iy)










































