Ilmuwan Akui Telah Membesar-besarkan Peringatan Tsunami Hawaii

Ilmuwan Akui Telah Membesar-besarkan Peringatan Tsunami Hawaii

- detikNews
Senin, 01 Mar 2010 13:03 WIB
Ilmuwan Akui Telah Membesar-besarkan Peringatan Tsunami Hawaii
Honolulu - Para ilmuwan telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk penduduk Hawaii dan kepulauan Pasifik lainnya saat terjadi gempa dahsyat di Chili. Peringatan itu pun sempat menimbulkan kepanikan warga setempat.

Bagaimana tidak, bunyi perintatan sangat jelas: gelombang tsunami dengan kekuatan mengerikan segera melanda dan harus diambil tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa dan properti.

Tak ayal, ratusan ribu orang berlarian dari pinggir-pinggir pantai di Hawaii karena panik mendengar pengumuman tersebut. Itu merupakan evakuasi berskala terbesar di Hawaii dalam bertahun-tahun. Sirine keadaan darurat terus meraung-raung sepanjang hari itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ternyata gelombang maut yang ditakutkan tidak terjadi. Yang terjadi adalah gelombang berukuran kecil yang tidak menimbulkan kerusakan berarti di pantai Hawaii. Peringatan tsunami itu pun dicabut. Dan para ilmuwan tersebut kini mengakui bahwa mereka telah membesar-besarkan peringatan tersebut. Namun mereka tetap membela tindakan tersebut.

Para pakar oseanografi tersebut menegaskan mereka telah mengambil langkah yang tepat karena belajar dari pengalaman tsunami Aceh tahun 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang karena banyak yang tidak mendapatkan peringatan soal ancaman tsunami.

"Kegagalan untuk mengingatkan bukanlah opsi bagi kami," kata Dai Lin Wang, seorang pakar oseanografi di Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii seperti dilansir Straits Times, Senin (1/3/2010).

"Kami tidak bisa mengalami situasi yang kami pikir tak ada masalah dan kemudian malah menghancurkan. Itu tak bisa terjadi," tegasnya.

Tak lama setelah peringatan tsunami dicabut, turis-turis kembali berdatangan menikmati keindahan pantai-pantai Hawaii. (ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini