"Saya berharap aparat hukum menindak tegas. Saya secara pribadi memaafkan pelaku. Mudah-mudahan pelaku menyadari ini tindakan salah. Aktor yang menyuruhnya harus diproses," ujar Andi dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (1/3/2010).
Andi mengetahui spanduk yang menghujat dirinya saat dibangunkan istrinya pukul 04.00 WIB. Saat itu ada telepon dari saudara Andi yang tinggal di daerang Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang memberitahu ada pemasangan spanduk yang bertuliskan 'Andi Arief Tak Bermoral'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disuruh Politisi Parpol Tertentu
Rekan Andi, Syahmud (avtivis komite 33 dan mantan aktivis HMI) dan Kasmin (seorang aktivis dari Jakarta) pun berhasil menangkap salah seorang pelaku dan mendapatkan KTP beserta plat nomor sepeda motor pelaku.
"Karena bukan penegak hukum, maka pelaku dilepaskan. Dia mengaku disuruh oleh seseorang dan dia dari partai tertentu," ungkap Andi.
(nwk/iy)










































