Sebelumnya pada Minggu, 28 Februari lalu, otoritas Jepang telah mengeluarkan peringatan bahwa gelombang tsunami setinggi 3 meter atau lebih bisa melanda pantai Pasifik di negeri itu menyusul gempa berkekuatan 8,8 SR yang mengguncang Chili.
Sekitar 630 ribu rumah tangga di Jepang diperintahkan atau diimbau untuk pergi ke tempat lain yang aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) hari ini menurunkan level ancaman tsunami dengan mengumumkan bahwa kemungkinan gelombang air sekitar 50 cm masih bisa terjadi.
Demikian pernyataan JMA seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (1/3/2010).
Dikatakan JMA, peringatan tsunami pada Minggu, 28 Februari lalu merupakan peringatan tsunami dahsyat pertama dalam kurun waktu 17 tahun dan yang keempat sejak tahun 1952.
(ita/iy)











































