Bambang: SBY Harus Pertimbangkan Gaji untuk Denny

Tuding Parpol Nego Kasus

Bambang: SBY Harus Pertimbangkan Gaji untuk Denny

- detikNews
Minggu, 28 Feb 2010 16:59 WIB
Bambang: SBY Harus Pertimbangkan Gaji untuk Denny
Jakarta - Langkah Denny Indrayana sebagai staf khusus bidang hukum Presiden SBY dinilai sudah di luar batas kepatutan. Denny seharusnya memberi masukan ke SBY, jangan berbicara menuduh ada partai yang ingin negosiasi kasus hukum dengan Century.

"Bukannya memberi masukan ke Presiden, malah berkoar-koar dengan tuduhan itu. Presiden harus pertimbangkan pemberian gaji ke Denny," ujar politisi Golkar Bambang Soesatyo.

Bambang mengatakan itu usai diskusi di Rumah Perubahan, Jl Panglima Polim, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2010).

Bambang meminta Denny mundur dari staf khusus SBY. Bambang menilai, menggaji Denny merugikan negara. "Kalau mau masuk politik mundur saja jadi staf khusus. Masuk Demokrat jadi kita bisa head to head," tegas anggota Pansus Century ini.

Bambang juga meminta Denny berani menyebut parpol yang meminta negosiasi kasus hukumnya dengan SBY. Langkah Denny yang tidak menyebut jelas nama parpol dinilai upaya adu domba antar parpol.

"Seharusnya Denny itu berani tunjuk hidung baru kita bisa memahami. Ini kan tidak fair karena sampai sekarang tidak disebut," paparnya.

Bambang meyakini langkah Denny tidak diketahui SBY. Sebab SBY sangat memahami konstitusi.

"Presiden harus segera menegur staf khususnya karena sudah bertindak di luar wewenangnya," tandas dia.

Pada Sabtu (27/2) Denny menyatakan, ada utusan partai yang mencoba menegosiasi kasus hukum yang menerpanya kepada Presiden SBY. Partai tersebut siap mengubah kesimpulan akhirnya jika Presiden mau bernegosiasi.

(nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads