"Ini kejadian keempat, dulu ada nenek juga juga hilang di sini," ujar tukang ojek, Budi, di dekat gorong-gorong PGC, Jl Dewi Sartika, Jakarta Timur, Minggu (28/2/2010).
Menurut Budi, seorang tukang bangunan dan pemulung yang tengah mengais barang bekas di sekitar gorong-gorong juga pernah terseret arus.
"Semuanya tewas, jenazahnya ada yang ketemu ada yang nggak. Sering makan korban di sini," tambahnya.
Rio hilang ke gorong-gorong setelah terjatuh ke Kali Baru tepat di pintu masuk gorong-gorong pada Jumat (26/2) petang. Tubuh Rio langsung terbawa arus ke gorong-gorong setinggi 2 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Pencarian terhadap Rio masih terus dilakukan tim Tagana hingga kini.
Saat ini Tim Tagana bersama pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana terus mencari Rio di gorong-gorong. Tim mengalami kesulitan akibat tumpukan sampah dan lumpur yang mengendap di dasar gorong-gorong. Sedangkan air yang mengalir, telah dikeringkan. Air di Kali Baru dialihkan ke Kali Cipinang.
(her/nrl)











































