Sungai Musi Akhirnya Meluap di Palembang

Banjir Sumsel

Sungai Musi Akhirnya Meluap di Palembang

- detikNews
Minggu, 28 Feb 2010 01:35 WIB
Palembang - Setelah hujan turun selama dua bulan, Palembang akhirnya banjir. Banjir antara lain terjadi di Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang. Banjir ini akibat pasangnya sungai Musi, yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa.

Akibatnya, hampir semua warga di jalan itu, dengan menggunakan perahu, mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terkena banjir.

Wakil Walikota Palembang, Romi Herton, dan istri, bersama Sekda Kota Palembang, Husni Thamrin, dan istri, para asisten Pemkot Palembang, Kepala Dinas Pemkot Palembang, Sabtu (27/02/201), meninjau lokasi banjir tersebut. Romi Herton menyerahkan bantuan berupa 1400 mie instan kepada Lurah Kemas Rindo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar pemukiman di tepian sungai Musi juga merasakan dampak meluapnya air sungai Musi di saat pasang. Misalnya di kampung Suro, 30 Ilir, Palembang. Air setinggi setengah meter masuk ke rumah-rumah yang ada di tepi sungai Musi.

Meskipun air mulai naik ke atas rumah panggung, tapi kolong rumah yang sebagian besar telah digunakan sebagai kamar atau lainnya banyak yang tergenang air.

Pada musim banjir tahun ini, Palembang memang jauh lebih bertahan dari daerah lain di Sumatra Selatan. Banjir tahun ini justru cukup besar terjadi di Musirawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Muaraenim, serta Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Ada dua hal yang mengejutkan pada musim banjir tahun ini di Sumsel. OKU Timur yang biasanya tidak pernah banjir, kini mengalami banjir. Sementara Palembang sedikit lebih lama bertahan dari bencana banjir.

Beberapa kawasan langganan banjir seperti perumahan di Jakabaring, Sentosa Plaju, dan Kalidoni tidak mengalami banjir. Ini kemungkinan lantaran sejumlah anak sungai Musi telah direvitalisasi dan perbaikan parit atau gorong-gorong.

(tw/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads