Seperti dilansir AFP, Sabtu (27/2/2010), Mahkamah Agung Thailand pada Jumat (26/2/2010) akhirnya memutuskan untuk menyita lebih dari setengah kekayaan Thaksin yang berjumlah US$ 1,4 miliar. Jumlah itu lebih dari setengah harta Thaksin senilai US$ 2,3 M.
Setelah membaca putusan selama hampir 7 jam, majelis hakim akhirnya memutuskan untuk menyita 46 miliar Baht harta Thaksin atau setara dengan US$ 1,4 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thaksin dinyatakan secara ilegal menyembuyikan kepemilikan saham keluarga di perusahaan telekomunikasi terbesar di Thailand, Shin Corp saat menjadi Perdana Menteri. Dia diduga menyalahgunakann kekuasaannya saat menjadi PM untuk memperkaya keluarganya dengan memiliki saham tersebut.
Thaksin digulingkan melalui kudeta militer pada 2006. Thaksin yang mengikuti pembacaan putusan ini dari Dubai menyampaikan sikapnya melalui video. Dia mengatakan bahwa dirinya dijadikan martir politik dalam konspirasi menyingkirkan dia dari politik.
"Kasus ini sangat politis," kata mantan pemilik klub sepakbola liga Inggris, Manchester City ini. (Rez/Rez)











































