Demikian dipaparkan Menakertrans Muhaimin Iskandar di sela Pelantikan dan Rakerwil GP Ansor Jateng di Hotel Semesta Semarang, Jl. Wahid Hasyim, Jumat (26/2/2010) malam.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menjelaskan sejatinya pekerja informalbisa mengisi lowongnya posisi wirausahawan. Di kancah 'perbisnisan', jumlah mereka nyaris 65 persen. Namun, sejauh ini, karena berbagai hal, mereka belum mengambil peran sentral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Program (peningkatan kapasitas dan kuantitas wirausahawan) ini sudah ada dalam APBN. Tinggal jalan," imbuhnya.
Cak Imin menambahkan, peningkatan jumlah atau akselerasi wirausahawan nasional sangat penting, terutama menjelang berlakunya AC-FTA. Wirausahawan didorong mengisi suplai nasional, atau jika memungkinkan, pasar internasional.
Dia menegaskan pemerintah berkomitmen mem-back up program kewirausahaan. "Diharapkan, tumbuh wirausahawan baru. Ekonomi nasional berjalan," katanya.
(try/Rez)











































